Kamis, 12 Oktober 2017

Deskripsi Cinta dari Mahasiswa Pertanian

DESKRIPSI CINTA DARI MAHASISWA PERTANIAN

Assalamu’alaikum wr.wb. 
Selamat pagi para pembaca yang haus cinta, fakir asmara, dan pengharap kasih sayang hahaha bagaimana kabar hubungan dengan dia? Masih kuat memendam? Atau udah mulai lelah dan jenuh? Apa pun kelanjutannya jangan sampai merusak silaturahmi yaaa. Kalau tulisan gue yang udah-udah isinya gak penting dan bikin washing time, kali ini mudah-mudahan sedikit penting dan gak washing time amat (Washting time sus bukan washing time). Gue sebagai mahasiswa pertanian semester ganjil yang bisa dibilang akhir dan sedang menanti jadwal sidang (re: menanti pendamping wisuda) hari-harinya kadang gabut makanya gue nulis ginian, padahal harusnya gue rapihin draft hahaha.
Setelah bertahun-tahun kuliah dipertanian, udah banyak ngerti tentang seluk beluk pertanian walaupun masih banyak belajar juga biar pengetahuan gak segitu-gitu aja. Nah kalian tau kan kalau pertanian udah pasti isinya tentang tanaman. Sistem kerja pertanian dalam hal bercocok tanam juga bisa dihubung-hubungkan dengan cinta lho. For your information, kalau bercocok tanam juga harus cinta sama tanamannya biar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Bagaimana analoginya hubungan percintaan dengan pertanian? Baca tulisan ini sampai selesai yaaa.
Sekarang kita umpamakan tanaman yang akan kita tanam adalah suatu hubungan cinta, macam-macam jenis tanaman macam-macam juga jenis perasaan cinta seseorang. Ada yang hubungannya cuma bertahan dua bulan dan kurang dari setahun  sama kayak tanaman semusim yang hanya dipanen dalam hitungan bulan jadi annivnya cuma selamat sekian bulan seperti tanaman sayuran dan tanaman pangan (padi, dan jagung), sudah panen ya dicabut lalu tanam lagi yang baru. Yang hubungannya lama sampe bertahun-tahun sama kayak tanaman tahunan yang masa hidupnya sepanjang tahun dan dapat dipanen sepanjang tahun juga, jadi annivnya selamat sekian tahun tanaman tahunan ini contohnya (kelapa, pala, kakao, dan sebagainya).
Setelah tanaman kita analogikan sebagai suatu hubungan maka kita analagikan syarat tumbuh dari suatu tanaman dengan syarat langgeng suatu hubungan. Untuk mulai bercocok tanam kita harus pastiin dulu kita punya lahan atau media tanam, begitu juga kalau mau punya suatu hubungan pastiin kalian punya target ya siapa yang mau dijadiin pacar. Lahan atau media tanam diolah, digemburkan, dan diberi pupuk, dan jaga kelembabannya supaya tidak kering dan tandus. Kalau dalam memulai suatu hubungan ini tuh artinya si doi harus kita deketin dulu, kita buat nyaman, jangan sampe doi ilfeel. Setelah lahan siap tanam, pastiin mau nanem tanaman semusim atau tanaman tahunan, kalau dalam memulai hubungan pasti belum tau kan mau pacaran musiman atau tahunan jadi bebas deh ya.
  Sudah menanam benih atau bibit kalian harus tuh memberikan perhatian yang banyak, pastikan tanaman tumbuh dengan baik. Analoginya setelah menanam ini berarti sudah jadian atau baru jadian ya, pertahiin banget banget dah tuh doi. Kalau ngambek jangan dicuekin, kalau minta ini itu turutin. Kalau kata Ariana Grande “i will do anything for us” mantap. Ketika tanamannya sudah tumbuh dengan baik, kalian harus tetap merawatnya dengan baik kalau kalian pengen dapatkan hasil yang baik nantinya (terlalu banyak mengetik “baik” juga tidak “baik”). Tanaman harus dipupuk dengan sebuah pertemuan, pupuk yang sesuai dosis, sesuai masanya, dan sesuai jenisnya. Kalau terlalu sering dipupuk dia juga bakalan mati, kalau terlalu sering ketemu dia bakal cepet bosan. Tanaman harus sering-sering disiram, jangan sampe tanahnya kering, hubungan kalian harus sering-disiram dengan canda tawa, dengan obrolan ringan yang menciptakan tawa, oleh karena itu jadi humoris perlu, selain dengan canda tawa juga diisi dengan obrolan yang bermanfaat misalnya ngasih tau keutamaan solat sunnah 2 rakaat sebelum subuh, ngasih tau bahaya makan kadal idup-idup, ya pokoknya yang bisa menambah pengetahuan dan iman supaya tak kering pemikiran dan keimanannya.
Suatu hubungan juga perlu sinar matahari agar bisa berfotosintesis, sinar matahari itu walaupun panas tapi sangat penting untuk tanaman. Hubungan juga perlu kebebasan, biar dia bisa mengekplore dunianya, mengasah potensinya jangan membatasi hobinya selagi itu tidak merugikan banyak pihak kalau doi berprestasi kalian juga pasti bangga kan? Tanaman itu perlu disemprot pestisida biar hama dan penyakit tanaman bisa dicegah, kalau pun sudah terserang penyemprotan bisa membatasi penyebarannya. Pestsida juga ada yang organik dan non organik, tentu pemakaian dosis ini berbeda ya. Hubungan yang kalian jalani juga perlu yang namanya evaluasi, mengkoreksi kesalah dan kekurangan dari pasangan kalian. Jangan bosan dan  ilfeel lalu pergi tanpa penjelasan apa dan kenapa? Evaluasi ini perlu untuk pasangan kalian supaya bisa jadi orang yang lebih baik dan supaya kalian bisa menerima kelemahannya, bagus lagi kalau kelemahan pasangan adalah suatu kekuatan yang kamu punya jadi saling melengkapi deh. Kasih taunya dengan cara baik-baik dulu, kalau doi ngeyel baru deh kasih tau agak gak baik (kasih tau sambil percikin pestisida non organik).
Kalau bercocok tanam pasti ada aja gulma (rumput), gulma ini seperti orang-orang yang tidak suka dengan hubungan kalian. Gulma kadang pengen banget tumbuh lebih subur dari tanaman yang dibudidayakan, kalau gak cepat dibabat maka tanaman kalian bisa tidak tumbuh dengan baik bahkan mati, putus deh. Tapi tergantung janis tanaman yang kalian tanam, kalau tanaman semusim harus banget jauh dari gulma, gulma kecil-kecil juga cabut dari lahan kalian. Kalau tanaman tahunan kayak kelapa, atau pohon jati gitu sih gulma kecil gak berarti apapun. Nah begitu juga hubungan yang udah bertahun-tahun karena sudah saling percaya, gulma-gulma itu gak terlalu ngaruh. Hujan dikala kemarau buat tanaman, sama seperti pertemuan dikala rindu banget, karena hadirnya sangat dinanti-nanti. 
Kalau tanah dilahan kalian mulai gak gembur dan keliatan akarnya sehingga berpotensi rebah (mudah tumbang) saat terkena hujan angin maka kalian harus gemburkan lagi tanah disetiap sisi batang bagian bawah sampai akarnya tidak terlihat (pembubunan) sehingga tidak mudah rebah. Hubungan kamu sama doi juga kalau mulai renggang mau rubuh, banyak masalah, berantem mulu sering bilang putus, kalian perlu tuh ngulangin lagi masa-masa indah saat PDKT. Datang ke tempat kalian jadian misalnya, ingetin betapa kalian dulu pernah saling kasmaran. Saling mengontrol ego biar akar hubungan kalian kuat. 
Kalian juga harus pastiin tanaman itu untuk kepentingan subsisten atau komersil. Kalau subsisten berarti hanya sebatas hubungan pacaran no komitmen, hanya untuk memenuhi kebutuhan saat muda agar tak jomblo. Atau kepentingan komersil, kalau dipertanian hasil panen yang dikomersilkan itu yang diperjual belikan untuk mendapatkan uang agar mampu mensejahterakan kehidupan petani dan keberlanjutan usaha tani. Kalau dalam suatu hubungan bukan hubungannya yang diperjual belikan ya, tapi hubungan yang diusahakan penuh dengan sebuah komitmen agar sejahtera hubungannya dan keberlajutan hubungan sampai ke hubungan yang lebih serius (Pernikahan).
Bagaimana??? Cukup memotivasi? Tidak terlalu washingtime kan, tidak juga Washington kan? Washting time sus, bukan washing time -_- 
Demikian deskripsi cinta dari gue sebagai mahasiswa pertanian, kalau mau ngajak berkebun bisa banget nih mumpung gabut hahaha. 
Hidup tanpa cinta, bagai makan gak pake nasi. 
Wassalamu’alaikum wr. Wb. 

Faker

 Sore dibulan April tahun 2022, waktu lagi remuk hati dan pegel punggung, gue nyoba deh install dan login ke dating app. Dari beberapa yang ...