Senin, 31 Desember 2018

Let's try to survive in Borneo

3/11/18, Sabtu pagi ku disibukkan dengan mengemas beberapa lembar pakaianku ke dalam koper yang baru saja ku beli tadi malam. Koperku yang sebelumnya terlalu kecil untuk mengemas segala keperluanku. Sore dihimpun rasa lelah, rasa sedih, rasa bahagia, dan harapan-harapan. Ya, aku lah manusia penuh mimpi, penuh do'a dan usaha yang menerima apa pun hasilnya. Hidup dengan prinsip 60% doa, 40% usaha. 

Do'a dari diri sendiri, dari orang tua, dari keluarga, dan orang-orang tercinta. Hari itu hari-hari terakhirku di kota Tangerang Selatan, setelah 5 Minggu berada dalam mess, training in class. Belajar, berdoa, dan berdoa. Satu do'a ku, do'a orang tua, do'a keluarga, dan do'a orang-orang tercinta didengar oleh Allah, aku  berhasil melanjutkan usaha dari in class training  ke tahap berikutnya. 

Minggu dini hari mata sengaja tidak ku pejamkan, aku khawatir tidur dalam  keadaan lelah membuat ku lelap  melewati malam dan jadwal pesawat. Jam 3 pagi, kota Tangerang Selatan terlihat sepi, dinginnya sepertiga malam tidak mampu  menahan lelehan  air mata teman-temanku khususnya teman sekamarku yang biasa menyebutku sebagai "mood booster" ketika mengantarku. Ya, perpisahan selalu menyedihkan, meski aku tidak pernah berurai air mata, percayalah aku juga sedih. 

Minggu siang,  setelah 2 jam mengudara dari bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Tibalah aku di kota Balikpapan Kalimantan timur, jauh dari rumah, jauh dari keluarga, jauh dari teman, dan belum mengenal siapa pun. Ku cari handphone ku dan kuhubungi pria yang akan menjemputku, mereka datang berdua. Mereka orang pertama dan kedua yang ku kenal di kota ini. 

Sejak kuliah, aku memang menantang diri ku sendiri untuk melakukan perantauan ke pulau Borneo ini. Ingin merasakan panasnya matahari dari garis khatulistiwa, ingin melangkahkan kaki di tanah tambang, ingin menghirup udara di daratan terluas ketiga di dunia.  Saat itu aku  tidak optimis, aku  paham betul protektifnya orang tuaku,  aku  pasti tidak akan dapat izin. Benar saja, hasil penempatan ke Balikpapan ini butuh penjelasan dan komitmen yang benar-benar sulit. Butuh negosiasi yang lama sekali untuk meluluhkan hati dan pikiran papa yang dipenuhi rasa khawatir pada anak perempuan bungsunya yang "manly". 

Terdengar suara sedih mama dan papa. Aku terus meyakinkan, semua akan baik-baik saja, dan air mata mulai berurai saat papa membekali sekotak obat lengkap dengan koyo, plester, kapas dan obat merah, lalu aku tertawa karena merasa seperti akan pergi perang. Meski anaknya jarang sakit, papa bilang "jangan sakit".
Entah apa rencana dari Allah atas penempatan yang sangat jauh ini. Tentunya ini adalah  satu keinginanku dimasa lalu yang terkabul, meski berat, ini akan membuat ku lebih kuat menahan rindu pada keluarga dari perantauan di kota  sebelumnya. 

Mungkin ada sesuatu yang akan menjadi jawaban atas segala doa yang sudah lama belum terkabul. Mungkin ada sesuatu yang akan mengubah hidupku, yang jelas akan ada banyak cerita yang nantinya akan aku bawa pulang, akan ada rindu yang baru ketika suatu hari nanti aku pindah atau pulang dari kota ini. Aku suka kota ini, aku mendapatkan kenyamanan seperti di tempat-tempat sebelumnya, aku mendapatkan kebahagiaan setiap hari dari orang-orang disini. Mama berpesan "terus jadi orang jujur".

Senin, 03 September 2018

Referensi Lagu Romantis

    Hallo selamat malam reader, gue balik nulis blog lagi setelah sekian bulan terjebak kemageran nulis. Hmm kalau biasanya gue berbagi tips and trik, berbagi cerita, kali ini engga. Gue kali ini mau kasih referensi lagu-lagu romantis jadul. Biar jadul tapi masih enak didengerin, apalagi dinyanyiin ke doi, pasti jadi melt gitu. Apanya? Perasaannya hehe. Ya bisa dibilang "Old but gold" meski pun ada beberapa lagu yang gak old-old amat. Lagu-lagu ini lagu romantis yang biasa gue denger dari penyanyinya, iya dari penyanyinya denger lewat mp3. Sesekali lewat youtube sambil nonton MV nya atau karaokean di kamar saat malam minggu. Jadi gue masih dapet feels romantis satnight. Ada banyak sih lagu romantis, cuma gue kasih 10 lagu romantis jadul terbaik versi gue, bukan versi on the spot ya.

1. If your not the one - Daniel Bedingfield
    Lagu ini release tahun 2002 dengan genre dance/elektronik pop. Lagu ini isinya tentang cinta seseorang yang deep banget. Tentang hubungan yang punya progres untuk masa depan. Lagunya tuh ngasih tau "kalau bukan kamu, kenapa semuanya jadi tentang kamu". Gue gabisa nahan diri untuk gak ikutan nyanyi kalau denger lagu ini. Ya sama kek Bowo or Nuraini kalau denger lagu aa aa aisyah lagi syantik.

2. Heaven - Bryan Adams
    Lagu ini release tahun 1984, tua banget ya. Tahun segini gue masih jadi atom di alam kuantum keknya. Lagu ini isinya tentang orang yang saling cinta pastinya, kalau maknain lirik "We are in heaven" mungkin cintanya membawa mereka seperti ke surga. Kalau menurut gue sih kek udah lama cinta gitu dari muda terus penantian cinta itu berbalas cinta dan mereka bahagia. Lagu ini bergenre rock, jadi buat yang khawatir love songnya terkesan menye-menye, lagu ini ga bakal terdengar menye-menye. Oh lagu ini ada cover yang versi akustiknya juga yang paling enak sih cover dari Boyce Avenue ft. Megan Nicole.

3. I lay my love on you - Westlife
    Lagu ini release tahun 2000, salah satu lagu dari album coast to coast, dan bergenre pop. Gue udah denger lagu ini dari pas SD, denger dari kamar teteh yang dulu tiap pulang sekolah nyetel tape yang kasetnya kudu dibalik kalau udah abis lagunya. Lagu ini isinya tentang orang yang jatuh cinta dari hal-hal sederhana yang ada pada seseorang, jatuh cinta dari tatapannya, jatuh cinta dari senyumannya.

4. I will be right here waiting for you - Richard Marx
    Lagu ini release tahun 1989, bergenre pop. Gue belom lahir tahun segitu, tetep ya masih jadi atom di alam kuantum keknya. Lagu ini sedikit galau sih menurut gue, tentang hubungan LDR gitu dan ada masalah dalam hubungannya. Bisa jadi masalahnya karena LDR itu, atau masalahnya satu pihak gak mau ditemui. Lagu ini cocok buat yang ribut sama pacarnya terus mau minta baikan. I wonder how we can survive this romance, but in the end if I'm with you, I'll take the chance, wah ini sih bagian mantapnya.

5. As long as you love me - Back street boys
    Lagu ini release tahun 1997, bergenre pop. Lagu dari boy band paling keren pada masanya. Isi lagu ini tentang mencintai seseorang dengan apa adanya. Gak peduli dia asalnya dari mana, gak peduli masa lalunya seperti apa, pokoknya "As long as you love me" asalkan kau mencintaiku.

6. Marry your daughter - Brian McKnight
    Lagu ini release tahun 2012 kalau gak salah, kalau gak bener. Isinya tentang ya bisa dikira-kira sendirilah dari judulnya hehehe, mulai males susi jelasinnya. Oke, jadi lagunya ini tentang seorang pria yang bernyanyi pada orangtua dari wanita yang mau dia nikahi. Kek minta izin gitu, dan mengatakan akan mencintai dan menjadikan wanita itu seperti seorang ratu. Pokoknya lagu ini sweet parah sih apalagi sampe ada laki yang nyanyi ini pas nikahannya.

7. When you say nothing at all - Ronan Keating
    Lagu ini release tahun 1999, isinya tentang orang yang jatuh cinta dan orang ini percaya diri bahwa doi juga punya perasaan yang sama tanpa harus nunggu doi bilang, karena dari sentuhan tangannya, tatapannya, senyumannya sudah menjelaskan bahwa doi juga suka.

8. Always be my baby - David Cook
    Lagu ini release tahun 2007, isi lagunya tentang suatu hubungan yang punya masalah juga, tapi satu pihak optimis hubungan ini akan membaik lagi. Gak pernah melarang doi nya untuk pergi, kalau memang mau putus gapapa. Tapi dia percaya doi yang pergi akan kembali lagi, karena mereka adalah dua bagian yang gak akan pisah sampai kapan pun akan menjadi sepasang kekasih. Ahhh manissss sekali.

9. You're still the one - Shania Twain
    Lagu ini release tahun 1997 bergenre country. Lagu ini berisi tentang love at the first sight gitu, dan cinta yang tetap kuat, tetap baik-baik saja meski banyak yang meragukan keharmonisan hubungannya. Tetap menjadi satu-satunya orang yang bisa memiliki, dan menjadi satu-satu orang yang dimiliki.

10. I live my life for you - Firehouse
       Lagu ini release tahun 1995 dan bergenre rock. Isi lagu ini tentang rasa cinta yang dalam sekali, liriknya memang lebay sih tapi buat yang lagi mencinta lirik ini berasa kek "gue banget" gitu. Gimana gak dalem, sebait liriknya aja menyatakan "I need you like I've never needed anyone before" WOW awas kecebur, ini liriknya dalem banget. 

Gue suka lagu-lagu ini meskipun sedang tidak jatuh cinta dan tidak dalam keadaan mencintai seseorang karena denger lagu-lagu romantis gini bikin gue jadi good mood.
Sc: Line


Demikianlah manteman, referensi lagu-lagu romantis dari gue. Semoga ada lagu yang kalian dengerin dan jadi suka juga setelah baca tulisan gue ini. Buat yang mau ngeromantisin pasangan, bisa coba salah satu lagu diatas. Buat yang lagi marahan juga, disitu ada 2 lagu buat orang-orang yang pengen baikan. Selamat malam~

Selasa, 31 Juli 2018

Jawaban "Kapan Nikah?" untuk hari raya anda

Assalamu'alaikum... Tadi pagi ke pasar udah banyak jualan nastar dan kue putri salju, udah mulai banyak yang belanja-belanja baju, meski hilal belum dicek, tapi sudah bisa dipastikan kalau lebaran alias hari raya sudah semakin dekat alias sebentar lagi.
Oke oke, dibalik riuk pikuk pekok kwek kweknya menyambut segala persiapan hari raya, pasti ada beberapa kegelisahan khususnya untuk kawla-kawla muda atau kawla muda yang otewe matang. Ya ya ya seperti yang kita ketahui bersama, bahwasanya ketika usia kita sudah tidak teenegers maka akan banyak hal berubah dihari raya. THR berkurang, main petasan mulai jarang atau mungkin sudah ditinggalkan, beli tembak-tembakan udah males, beli tamiya udah gak jaman, sekarang jamannya tayo, tayo tayo apa yang mobil, tayota. Yak receh.

Selain hal-hal tersebut, timbul pula pertanyaan-pertanyaan yang tiada habisnya. Pas kuliah ditanya kapan lulus? Pas lulus ditanya kapan kerja atau kerja apa? Pas udah kerja ditanya kapan nikah? Pas udah nikah ditanya kapan punya momongan? Pas udah punya momongan ditanya kapan mau nambah? Cit, nambah emang makan. Yaoke dari serentetan pertanyaan yang bisa lebih panas dari who want to be millionaire itu, gue cuma akan memberikan solusi cemerlang brilian berkilau menyala blink beling buat pertanyaan "KAPAN NIKAH KAH KAH KAH?" ceritanya Eho speakernya nyala. Kalau gatau eho speaker berarti gak suka mainin toa masjid.

Gue beberin jawaban yang bisa menolong klen jomblo-jomblo kebingungan, pertanyaan ini gue berikan secara cuma-cuma alias gratis. Ingat, ini khusus buat yang jomblo, kalau punya pacar sih ya bodo amat, i don't care hahaha.

First, when klen ditanya kapan nikah dan masih kuliah, it's so simple, tinggal jawab: Nunggu wisuda dulu.

Second, when klen ditanya kapan nikah dan kalian punya kakak yang juga belom nikah, it's so easy, jawab aja: biar kakak duluan yang nikah.

Thrid, when klen ditanya kapan nikah dan sedang memulai karir, jawab aja; masih ngumpulin modal, sekalian ngejar calon. Karena calonnya seorang pelari, apasih.

Papat, when klen udah lulus, dan semua kakak klen udah nikah. Nah yang ini posisi gue saat ini. Lebaran taun kemaren gue masih pake jawaban yang nomor 2. Just because my Brother wes nikah, jawaban yang cemerlang adalah.... "Kalau gak sabtu ya minggu, nanti dikabarin lagi ya" Pfffftt, seperti yang kita ketahui umumnya orang nikah kalau gak hari sabtu ya hari minggu.

Kelima, when klen ditanya kapan nikah dan klen udah siap segala-gala, usia, materi, batin, jiwa raga dan sanubari siap nikah tapi belum ada calonnyacalonnya maka langkah terbaik yang kalian lakukan adalah coba minta carikan jodoh pada yang nanya. Karena datangnya jodoh kadang gabisa diduga-duga. Bisa dari balik botol ichitan, bisa didalem kinderjoy, bisa juga dari toples oreo isi kacang goreng.

Segitu aja batas kemampuan gue dalam memberikan solusi, semoga bisa membantu klen jomblo-jomblo kebingungan. Jangan sedih-sedih, ini hari raya, makan lah banyak-banyak biar ngantuk, tertidur dan bermimpi dapet kunyang untuk dijual ke black market, jadilah millionaire dalam mimpi. Engga engga, jangan makan terlalu kenyang mblo, gak baik. Makan secukupnya aja, jangan jadi jomblo yang suka melakukan hal gak baik, gimana mau dapet pasangan kalau gak menambah-nambah kualitas diri.
Maaf-maafan keliling kampung, seperti yang gue bilang jodoh bisa hadir pada saat yang gak diduga-duga. Lakukan kebaikan lebih banyak lagi setelah hari raya, memaafkan siapa pun yang pernah menyakiti klen, baik itu mantan atau gebetan yang pergi saat belum sempat dimiliki.
Wassalamu'alaikum :)

Senin, 16 Juli 2018

Berita sang juara sprinter seperti spinner

Hallo gabuters, bagaimana intensitas gabut mu? Makin jarang atau makin gabut? Hmm pasti udah pada tau kan tentang sang pemenang, sprinter kita, pemuda asal Lombok, Lalu Muhammad Zohri. Rame banget beritanya, ya bagus dong ini memang informasi alias berita alias kabar yang harus banget diviralkan daripada si Bowo Hot hot pop dan istrinya si Iqbal yang dari planet Namex. Pasti kalian dibuat pusingkan dengan beritanya entah mana yang real mana yang hoax tentang kinerja official-officialnya Zohri. Beritanya mutar-mutar, akun ini bilang gini, akun itu bilang gitu. Memang sprinter dan spinner agak mirip tapi cukuplah beritanya yang muter-muter, Zohri tetap lari lurus ke depan. Perbadaan cara pandang ini memang wajar lah ya, klarifikasi dari pihak Zohri sebenernya penting gak penting sih. Tapi gue mau coba kasih penjelasan deh, mudah-mudahan bisa diterima dengan akal sehat kalian. Ini bukan sepenuhnya ide gue tapi ide dari teman gue, dan menurut gue masuk akal juga sih. Beberapa poin tentang berita sang juara Sprint.
Sc pic: ig (adsportjersey)

1. Lari tanpa berkaos kaki
Katanya sepatunya sepatu murah, udah gitu gak berkaos kaki. Come on guys, jangan langsung berfikir saat itu Zohri tidak memiliki Budget untuk memasangkan kaos kaki dan mikir sepatunya sepatu yang ada dilapak pinggir jalan. Ah, kalian kebanyakan nonton acara Microfon Pelumas Air Mata sih. Buat bisa ikut lari di Finlandia yang berkancah dunia gitu pasti udah ada standar khususnya dong apalagi untuk sepatu buat lari. Emangnya lomba lari 17 an tarkam, kalian lari nyeker nginjek eek ucing pun tiada yang peduli. Di kejuaraan dunia gini, diusir kau ikut lari tidak sesuai Standar Operasional Prosedur. Perhatikanlah bae-bae yang ikut lari disebelah-sebelahnya Zohri, sepatunya sama cuma beda warna dan sama-sama gak berkaos kaki. Itu memang sepatu khusus buat lari atletik yang sesuai prosedur. Jangan kalian sama kan dengan sepatu bola dan sepatu futsal yang biasa diduetkan dengan kaos kaki tinggi-tinggi yang bau keringat.


2. Tidak adanya suporter Indonesia dan dikira berangkat sendiri
Gak ada suporter atau dia lomba sendiri kwkwkw, yaaa kalii lomba sendiri, gue dapet berita dari Indo Sport (Portal Berita Olah Raga) bahwasannya si Zohri untuk lomba itu sama pelatih 2 orang dan temannya 1 orang, untuk pelatih satu orang ada di garis start karena mau vidioin si zohri untuk bahan evaluasi di asian games namanya klo gak salah kikin Ruhuddin sedangkan yang 2 orang nya ada di tempat penonton, dan ada 3 mahasiswa indonesia yang lagi sekolah Finlandia itu jadi penonton. Gue juga kalau lagi di Finlandia bakalan ikut nonton, jadi dari mana dia sendiri coba, wajar kalau sedikit karena Finlandia dan Indonesia tuh jauhan. Nanti nih pas Asian Games, dia bakal berkompetisi di Indonesia, satu stadion pendukungnya Zohri semua, satu stadion siap bawain Merah Putihnya Indonesia. Masalah berangkat sendiri, jeuhhh mana ada dia tau-tau dateng ke Finlandia terus bilang "Bang, aku Zohri mau ikut lomba Sprint, boleh?" lagi-lagi semua itu harus ada SOP nya (Standar Operasional Prosedur). Sudah pasti ada officialnya, dan sebelum berangkat juga Zohri dan timnya pamitan dulu sama Kapolri. Nitizen jangan gampang terkontaminasi berita hoax lah.
Sc pic: Fb

3. Zohri pake biaya sendiri untuk lomba
Ya ndak lah, Zohri aja hidupnya masih sederhana gitu. Gak bakal juga Zohri merong-rong keluarga jual semua yang dimiliki buat biaya ke Finlandia, biaya ke Finlandia gak kayak biaya nyebrang Lombok-Bali loh. Sekarang lagi ribut-ribut yang membiayai itu kataynya Bob Hasan. Secara singkat Bob Hasan itu pernah menjabat sebagai ketua PB Pasi dan menurut gue wajar-wajar aja kalau beliau dimasa tua tersebut masih berkontribusi karena rasa cinta terhadap lari, karena kata Bob Hasan, ibu atau induk dari semua olah raga itu ya lari.

4. Bendera yang dipakai adalah bendera Polandia
Nah, ini yang rame banget melebihi ramenya final piala dunia Prancis vs Kroasia. Bahas yang masalah bendera memang bikin kita pusing, bingung, berputar-putar seperti spinner. Ada 2 info yang berbeda. Pertama yang bikin gaduh yaitu @mowadlolo ngetweet nyuruh panitia ngasih bendera Polandia dan disuruh dibalik gara-gara ngeliat si Zohri pelanga pelongo nyari pelatihnya. Dalam tayangan video liputan perlombaan, terlihat Zohri sempat mencari-cari bendera Indonesia hingga ada seseorang memberikan bendera merah putih. Federasi Atletik Polandia (PZLA) menyebut bendera Merah Putih itu milik Polandia."Medali emas dalam lari 100 meter dimenangkan Indonesia. Ya, bendera yang Anda lihat dalam gambar berwarna merah-putih, milik Polandia," kicau mereka di akun Twitter resminya, @PZLANews.

Sedangkan ada klarifikasi lain nih masalah bendera : Persatuan Atletik Seluruh Indonesia selalu buat peraturan kalau lomba keluar negeri harus bawa bendera pusaka, menang gak menang pasti foto deh wkwkwk. Karena 1 pelatih ada di garis start untuk memvideokan dan 2 orang duduk ditempat nonton makanya pas finish untuk sampe ke tempat Zohri mereka membutuhkan waktu, sedangkan pelari Amerika juara dua dengan mudahnya mendapatkan bendera karena pihak Amerika sudah dititipkan benderanya ke pihak media Amerika sedangkan pihak media kita??? heboh memviralkan si bowo hot hot pop dan istrinya iqbal yang dari planet Namex, segala artis umroh diikutin sedangkan untuk hal seperti ini gak ada ketertarikan untuk diliput dan pasti karena mikir akan kalah padahal rezeki gak ada yang tau toh. Pelatih belum sempat ngasih bendera, si Zohri ini diajak foto terlebih dahulu oleh pihak pelari Amerika. Alhasil jadi fitnah nasional kwkwkwk, dan baru deh tuh si Zohri dapet benderanya. Perihal bendera yang dipake Zohri, itu bukan bendera polandia dan itu sudah ditegaskan dan klarifikasi dengan PB PASI  (persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Hmm kalau difikir-fikir sih memang gak mungkin kalau official kita gak bawa sang saka merah putih.

Bingungkan mana yang bener? Ini adalah poin paling bingungin, gue pun gak tau harus percaya pada siapa. Menurut gue kalau itu memang Bendera Polandia, gue sebagai warga negara Indonesia berterima kasih atas respect yang begitu besar dari Polandia. Kita gak bisa sepenuhnya menyalahkan tim official dan pelatih, sama aja kita menyalahkan diri sendiri. Gue udah pernah ngerasain seminggu jadi Official diluar kota tingkat nasional. Capek banget tjuy, sampe nangis malem-malem ngumpet didalem bis operasional sambil nyedot jus jambu, belom mandi, demi biar gak diliat atlet kalau gue menangis kelelahan. Pokoknya atlet gue gak boleh kelaparan, istirahatnya harus enak, kesehatannya harus gue perhatiin, minumnya harus siap, gue harus selalu tampil bahagia dan ramah.
Netijen kita kebanyakan suka langsung hujat official gak bener de el el padahal gatau gimana kondisi disana. Sebenernya menurut gue pihak panitia justru yang harusnya mengkolektifkan bendera dari masing-masing peserta, biar kalau menang gak repot nyarinya. Ini bendera dititip ke media, official disuruh ditribun. Media kita gak ada yg ke Finlandia, misscom ajasih menurut gue antra Zohri, official dan bendera.

Nah inilah hasil dari pencarian informasi dari kawan gue, yang gue olah sedemikian rupa sehingga menjadi uraian sebanyak ini. Semua ini tujuannya agar kita disini bisa lebih berhusnuzon alias berprasangka baik, gak mudah menerima berita secara mentah-mentah, emangnya lalapan. Kita harus kaji kebenarannya, kita juga harus mampu berfikir jernih, tenang, tidak bar-bar. Pokoknya selamat buat Lalu Muhammad Zohri, prestasinya bukan main, hadiahnya juga bukan main. Indonesia patut bangga karena mu, Luv you :*

Referensi dari sumber terpercaya:
https://www.indosport.com/multisport/20180715/pasi-klarifikasi-soal-bendera-polandia-yang-dipakai-zohri/klarifikasi-pb-pasi

https://www.indosport.com/multisport/20180713/pelatih-as-nyinyir-soal-zohri-yang-kebingungan-cari-bendera

https://www.indosport.com/multisport/20180713/ini-alasan-lalu-zohri-kebingungan-cari-bendera-merah-putih

https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/15/18055038/pernyataan-pb-pasi-soal-bendera-merah-putih-lalu-muhammad-zohri

Selasa, 08 Mei 2018

Jangan baca kalau bukan Jodoh

Kepada pria yang ku damba, yang aku belum tau seperti apa nanti kita bertemu atau mungkin kita sudah lama dipertemukan tetapi belum sama-sama tau. Aku harap kamu memang sesuai keinginanku. Pria yang dingin dengan wanita lain, namun hangat padaku. Humoris, tidak pelit, senantiasa menjaga ibadah, menjaga keluarga, menjaga hati, dan menjaga kesehatan, kalau gak ngantuk menjaga komplek. Semoga kamu juga berpostur tinggi dan menjaga berat badan sebagaimana aku memproporsionalkan badan. Nahan diri, menunggu satu jam gak goleran setelah makan, gak minum minuman bersoda cuma biar gak buncit.  Menjadi lelaki yang rapi, bersih dan wangi karena aku suka banget pria wangi. Meski rapi dan wangi kamu tetep harus maskulin, gak boleh metroseksual. 

Semoga segala bentuk bad habbits yang kamu punya, bisa menjadi sesuatu yang so adorable buat aku, pun sebaliknya. Aku gak menuntut kamu buat romantis, cukup jadi humoris seperti aku memilih mantan-mantan ku yang dulu karena selalu bikin aku cekikikan. Jadi pria yang tangguh dalam segala kondisi, sabar, dan gagah yes. Tiap denger lagu-lagu cinta pengennya tuh kasih denger ke kamu atau minimal bayangin aku sama kamu, tapi saat ini aku belum tau kamu yang mana? Kamu dimana? dengan siapa? semalam tidur jam berapa?

Bad habbits ku adalah suka berubah-ubah mood, moody. Jadi kamu harus menyesuaikan ya hehehe. Soal masak dan beres-beres rumah, tenang aja aku udah sangat terlatih. Walaupun tangan aku halus, bukan berarti aku gak pernah pontang-panting jemur padi, giles cucian, dan angkat-angkat batako. Aku seneng jalan-jalan, kalau kamu mabuk perjalanan, aku mau kok ledekin kamu. Kalau kamu cape, tenang aja aku biasa mijit mama jadi kamu pasti aku pijitin.

Sejak kuliah aku udah memutuskan untuk gak pacaran, dan aku cuma punya 2 mantan biar nanti kalau nikahan gak banyak yang recokin. Tapi tenang aja kok mantan aku udah nikah, yang satu lagi udah lama punya pacar. Aku juga gak jatuh-jatuh cinta, jatuhkan sakit, mending bangun cinta. Aku cuma berteman aja sama cowok-cowok. Cinta itu sudah lama aku sembunyiin, cuma buat kamu, iya kamu.

Walaupun suara aku gak semerdu Sabyan, hafalan Shalawat aku gak sebanyak Aishwa Nahla tapi aku suka shalawatan, otomatis aku juga suka cowok yang biasa shalawatan. Aku biasa shalawatan bareng Marbot masjid deket rumah. Dia shalawatan di masjid, aku shalawatan di dapur sambil goreng ikan. Aku harap, kamu juga gitu. Karena pas nikahan, aku gak bakal ngundang organ tunggal, aku mau ngundang marawis, setidaknya kita bisa berdendang Ya Asyiqol Musthofa berdua. Pasti acaranya bakalan penuh haru.

Aku bisa galak dan judes kalau lagi PMS, kamu harus sabar-sabar ya. Kalau kecubit, kejambak, atau kemanyun, kemenyan, kemangi, kelinci apasih gajelas. Pokoknya kamu yang sabar, jangan suka marahin aku, aku ambekan dan gak suka dimarahin, maunya disayang aja (yailah halu masa kini). Aku gak menuntut kita jadi pasangan yang sempurna, aku cuma ingin kita jadi pasangan yang mencintai Allah dan Rasul, dan saat kita bersama, kamu menjadikan aku wanita yang soleha. Atas segala kekurangan dan kelebihan dari diri kita, biarlah hal itu perlahan menjadi penyempurna diantara kita. Sudah ah, aku harus bangun dan nyuci beras tapi gak mau terlalu bersih biar keluarga kita nanti gak kekurangan vitamin BBBBBBBBBBBB (B12) bukan B612 ya, gak nyuci-nyuci beras kalau ngetik B sampe 612.

Jumat, 30 Maret 2018

Grand Canyon Banten

Hai sobat,  apa kabar? Hari ini saya akan menceritakan kepada kalian satu tempat yang sangat indah di Banten.  Bagi sebagian orang akan mengingat debus, ziarah, dan pantai anyer ketika mengatakan tentang Banten. Benar adanya Banten memiliki budaya yang begitu unik yaitu Debus Banten dan budaya Ziarah ke makam leluhur yang terletak di Masjid Banten Lama. Sedangkan dalam hal lokasi wisata sudah pasti Pantai Anyer jadi destinasi pengunjung. Bagi kalian yang akan berpergian ke pantai carita ngga ada salahnya mampir ke grand canyonnya banten, yaitu Curug Putri.  

Curug Putri terletak di Taman Hutan Raya (Tahura) Carita. Rute menuju curug ini ada dua, pertama, Jakarta-Tangerang-Serang-Cilegon-Anyer-Carita. Kedua, Jakarta-Tangerang-Serang-Pandeglang-Carita jaraknya ngga terlalu jauh sama pantai carita, sayangkan kalo ngga sekalian mampir.
Curug Putri merupakan aliran air dari hulu ke hilir yang begitu deras diapit oleh tebing batu yang begitu eksotis. Disana kalian akan merasakan pecikan air terjun yang cukup sejuk mengenai muka. Oh iya, sedikit gambaran disana terdapat tebing yang tingginya sekitar 5 meter. Tebing tersebut saling berhadapan sehingga membentuk aliran arus yang tidak begitu deras dengan air berwarna hijau kebiruan pada musim panas. Dialiran air ini kita bisa berseluncur bersama teman-teman didasar curug yang memang berbatu namun aman. kedalaman airnya ada yang sampai 3 meter, tapi kalian ngga usah khawatir karena terdapat tali pengaman, pelampung dan kalian juga akan ditemani oleh seorang guide, asik kan!

Kita bisa kesana dengan naik motor atau mobil. Di tempat penitipan motor kita membayar kepada pengelola sebesar 15 ribu rupiah per motor. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1 jam memasuki hutan yang sudah ada jalurnya. Jika sedang beruntung kita bisa bertemu dengan sekumpulan kera yang sedang mencari makan.  Sekitar 30 menit perjalanan kita akan bertemu dengan Curug Gendang. Curug yang airnya berasal dari Curug Putri. Setelah 15 menit perjalanan dari Curug Gendang, tibalah kita di titik kumpul Curug Putri. Di titik ini ada pos yang akan menjadi tempat penitipan sepatu, sendal, dompet, handphone, dan barang berharga lainnya dengan membayar 10 ribu per orang. Barang titipan ini akan diletakkan di trash bag yang dilebeli nama pemiliknya. Biaya tersebut sudah termasuk tour guide yang akan menjaga kita dan pelampung per orang. Di pos ini juga kita akan ditawari kantung anti air untuk Handphone yang akan kita gunakan berswafoto di Curug Putri. 
Perjalanan dilanjutkan lagi dari pos penitipan menuju Curug Putri sekitar 15 menit. Perjalanan ini sepenuhnya kita tempuh di aliran air jadi siap basah-basahan. Seru kan!

  Sekedar informasi ya sobat, Curug Putri merupakan salah satu objek wisata favorite di Banten yang sudah dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah. Sehingga mengenai keamanan dan kebersihan sudah tidak menjadi permasalahan. Selain perhatian dari pemerintah, hendaknya kita sebagai pengunjung juga memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga kebersihan, agar tempat-tempat wisata yang indah ini bisa tetap lestari dan tetap indah. Mari jadi pengunjung yang cinta terhadap lingkungan dengan selalu menjaga kebersihan.
 Selamat berlibur.

Eksotisme Pantai Tapak Kera


Pantai ini berada di Merak Belantung Lampung Selatan, berjarak sekitar 20 kilo meter dari pusat kota Kalianda. membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dari pelabuhan Bakauheni untuk sampai ke pantai ini. Biaya masuk pantai ini hanya Rp. 10.000 per motor, cukup biaya parkir, tidak ada biaya lain seperti biaya guide atau biaya kebersihan. Akan tetapi dari tempat parkir motor, kita perlu berjalan kaki sekitar 20 menit untuk sampai ke Pantai. Saya tidak tau secara pasti mengapa pantai ini diberi nama pantai Tapak Kera. Mungkin karena jalan menuju pantai melewati hutan dan sesekali ditemui beberapa ekor kera sedang mencari makan yang jika hujan turun, jalan akan becek sehingga meninggalkan jejak bagi yang melintas maka pantai ini dinamai pantai Tapak Kera. Entah lah, saya hanya mengira-ngira.

Ketenangan dan kejernihan Pantai Tapak Kera

Pantai ini belum terlalu dikenal oleh publik, nama Pantai Tapak Kera belum setenar pantai Kuta Bali atau Pantai Anyer. Namun jika saya menceritakan tentang keindahan pantai ini, maka keindahannya tak kalah dengan pantai-pantai terkenal lainnya di Indonesia. Pantai Tapak Kera ini berada jauh dari jalan utama (jalan trans sumatera), lagi-lagi masalah akses jalan yang menjadi kendala sehingga pantai ini sangat jarang di kunjungi. Tapi justru saya merasa sangat senang berada di pantai yang sepi pengunjung ini, datang kembali, lagi dan lagi. Pantai ini benar-benar memanjakan mata, debur ombak yang kencang, angin pantai yang membawa kesejukan, dan jajaran batu besar yang mempertegas setiap gelombang ombak yang menghempasnya.

Ombak menghempas Batuan
Pantai Tapak Kera yang sepi pengunjung ini bersih alias bebas sampah, ini salah satu yang mebuat saya merasa nyaman. Saat ini, mulai banyak tempat-tempat wisata seperti Pantai, air terjun, dan Gunung yang ramai pengunjungnya justru mengotori keindahan tempat wisata tersebut dengan sampah-sampah botol minuman dan kemasan plastik dari makanan ringan yang mereka bawa dan dibuang, ditinggalkan begitu saja. Tingginya antusias masyarakat terhadap tempat-tempat wisata yang indah dan eksotis, tidak berbanding lurus dengan kesadaran terhadap lingkungan di sekitarnya. Jadi, kurang tereksposenya pantai  ini memiliki kelebihan menurut saya karena kebersihannya terjaga, dan jauh dari segala bentuk kebisingan.


Air Terjun Way Tayas (Kesejukan dari Gunung Rajabasa)


Gunung Rajabasa adalah gunung yang berada di Provinsi Lampung. Meski pun tingginya kurang dari 2000 MDPL (Meter Dari Permukaan Laut) tapi gunung ini sudah sering didaki oleh para hiker, baik dari Lampung maupun dari luar Lampung. Dataran Tinggi Gunung Rajabasa banyak ditumbuhi oleh tanaman perkebunan yang menjadi komoditi-komoditi andala Kabupaten Lampung Selatan seperti Kopi, Kakao, dan Cengkeh. Meski pun submit dari gunung Rajabasa tidak menyuguhkan pesona negeri di atas awan. Namun, suasana hutan yang begitu rindang dengan suara beberapa burung dan serangga membuat pikiran menjadi tenang. Setengah perjalanan menuju puncak akan ada air terjun Way Tayas yang wajib untuk coba airnya untuk menyejukkan kulit, pikiran, hati dan tenggorokan.


Kesunyian Air terjun Way Tayas

Air terjun ini berada di desa Sukaraja dusun Pangkul Kecamatan Rajabasa, sekitar satu setengah jam perjalanan dari Kota Kalianda untuk tiba di Air Terjun ini. Dari 5 lokasi air terjun yang pernah saya singgahi di Lampung Selatan, air terjun Way Tayas yang paling memberi kesan. Hal ini disebabkan karena jalurnya yang begitu ekstrim namun tidak mengecewakan. Jalur dari gang masuk menuju air terjun masih berkerikil kecil, ada beberapa bagian yang sudah di cor, namun ada juga yang masih tanah merah. Saya kesana waktu itu saat musim hujan jadi jalan yang masih tanah merah begitu licin untuk dilalui. Jalur awal masih bisa menggunakan kendaraan roda empat namun semakin ke dalam jalan menyempit dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Ada banyak sekali tanjakan dan turunan yang sertai dengan tikungan maka harus menggunakan motor yang sehat dan dikendarai oleh orang yang sudah mahir. Jika kendaraan dan yang mengendarai tidak mempuni maka akan jadi bahaya.
Di ujung jalan ada pos penitipan motor dengan sebuah warung klontongan yang menjual mie instan, air minum kemasan, minuman hangat, dan gorengan. Warung ini begitu sederhana dan terletak di antara pohon-pohon Kakao. Dari tempat penitipan motor ini, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 20 menit. Perjalanan ini dilalui dalam rimbunnya hutan di gunung Rajabasa, setelah itu maka akan tibalah pada ditempat yang dituju yaitu air terjun Way Tayas. 

Selain jalur yang lebih ekstrim dari jalur air terjun lainnya, menurut saya air terjun Way Tayas merupakan air terjun tertinggi dari 4 air terjun lainnya yang pernah saya kunjungi di Lampung Selatan. Jaraknya pun merupakan yang terjauh dari 4 air terjun lainnya (Way Guyuran, Air Terjun Sarmun, Air terjun Way Kalam, dan Air Terjun Jati) sebab letaknya yang berada di setengah ketinggian Gunung Rajabasa. Jaraknya yang jauh dan jalurnya yang ekstrim menjadikan air terjun ini tak seramai 4 air terjun lainnya. Jumlah pengunjung yang tidak terlalu ramai selalu membawa dampak baik dalam hal kebersihan untuk lokasi wisata alam seperti air terjun.


Rasa Bahagia Pengunjung

Pantai Tanjung Tuha



Berada paling ujung pulau Sumatera menjadikan pantai ini begitu mempesona. Hamparan laut luas membiru, seperti tak berujung saat mata menikmatinya. Bukit-bukit di pinggiran pantai menjadi pembatas yang nyata antara darat, pantai, dan lautan. Pantai Tanjung Tuha adalah salah satu pantai yang indah di kabupaten Lampung selatan, jaraknya paling dekat dengan pelabuhan Bakauheni. Membutuhkan waktu sekitar 40 menit dari pelabuhan Bakauheni menuju pantai ini. Jalannya yang sempit, menanjak dan berkelok membuat kita harus berhati-hati. Jarak dari pelabuhan ke jalan kecil (gang) menuju pantai tanjung tuha ini hanya sekitar 2 KM. Namun dari depan gang menuju pantai lumayan banyak memakan waktu. Setelah memasuki gang yang bertuliskan “Lokasi Wisata Pantai Tanjung Tuha”, kita akan melewati proyek pembangunan jalan tol Sumatera, kemudian melewati perkampungan yang berkat dukungan pemerintah beberapa jalan di desa sudah diperbaiki dengan Coran. Semakin dalam memasuki gang maka jalan akan semakin sempit dan hanya dapat dilalui oleh 1 motor. Jika ada motor lain dari arah yang berbeda maka salah satu harus mengalah.

Meskipun butuh banyak perjuangan untuk menjangkaunya, pemandangan di pantai ini tidak akan mengecewakan dan pasti lelah akan terbayarkan oleh suguhan salah satu keindahan ciptaan dari Allah SWT. Pantai ini memiliki air yang jernih dan ombak yang tenang sehingga sangat bisa digunakan untuk berenang atau menyelam. Pantai ini mulai dikunjungi pada tahun 2014 dan semakin ramai hingga tahun 2017 ini. Kerjasama yang baik antara pengelola dengan pedagang disekitar pantai menjadikan pantai ini tetap bersih. Banyak Bale-bale bambu yang disediakan pengelola untuk membuat pengunjung merasa nyaman berada di pantai ini. Tempat sampah tersedia di dekat-dekat warung kelontongan pinggir pantai. Bagi para backpaker, lokasi pantai ini bisa dijadikan destinasi saat berkunjung ke gerbang Sumatera. 


Salah satu bale di atas air sebagai tempat untuk berfoto


Pemandangan bukit dan tebing batu dari atas menara

Terdapat 2 lokasi yang menjadi daya tarik pantai Tanjung Tuha adalah menara dan tebing batu yang berada di ujung-ujung pantai. Menara ini bisa dinaiki maksimal oleh 4 orang, dari atas menara ini kita akan melihat dengan jelas jajaran bukit yang bertemu dengan pantai dan lautan, kita juga dapat melihat tebing batu yang bagian atasnya ditumbuhi pepohonan. Sebaliknya di atas tebing batu kita bisa berhadapan langsung dengan lautan yang luas membiru, dan jernih. Selain itu dari atas tebing batu juga kita bisa melihat menara putih yang berdiri diatas salah satu bukit. Sayangnya, kebersihan dikedua lokasi ini luput dari perhatian pengelola, menara di ujung pantai yang biasa dinaiki pengunjung untuk memandangi pantai dari ketinggian, kotor karena sampah botol plastik dan kemasan makanan ringan yang dibawa pengunjung. Tak berbeda dengan lokasi di sekitar menara, lokasi tebing batu yang berada di sisi lain dari pantai Tanjung Tuha juga sama kotornya.

Menjaga kebersihan lingkungan sekitar terutama kebersihan dilokasi-lokasi wisata sebenarnya tidak bisa sepenuhnya kita serahkan pada petugas pengelola saja. Meski pun kita telah membayar tiket masuk dan uang kebersihan, sebagai manusia ciptaan Allah yang dianugerahi akal pikiran harusnya kita memiliki kesadaran dan bertindak lebih peduli pada kebersihan dan keselamatan Bumi tempat kita, dan anak cucu kita tinggal, hidup juga mati. Bukankah Manusia adalah khalifah di bumi? Atau mungkin mereka yang belum memiliki kesadaran terhadap kebersihan adalah khalifah yang membawa kerusakan di bumi? Wallahu’alam. 


Pemandangan kebun jagung dari atas menara

Lokasi tebing batu di pantai ini selain digunakan oleh pengunjung juga digunakan oleh masyarakat sekitar untuk memancing ikan, cumi dan kepiting. 


Tebing batu sebagai lokasi memancing

Jumat, 16 Maret 2018

Setelah Logika Kembali

Gue sepakat dengan pepatah yang menyatakan bahwa "jatuh cinta kadang membodohi diri sendiri". Jatuh cinta itu seperti mengkonsumsi MSG, candunya bikin bodoh, dan gue pernah jatuh cinta seperti manusia kebanyakan yang logikanya tidak bekerja sepenuhnya. Terbilang sudah satu periode masa kepresidenan, gue memilih manjadi Quirky Alone tapi bukan berarti gue tuna asmara dan lumpuh perasaan. Satu periode kepresidenan itu gue isi dengan PDKT, sekedar PDKT. Pada dasarnya gue adalah orang yang mudah ilfeel dan mudah bosan pada hal-hal tertentu. Jadi setiap suka atau PDKT gak pernah lebih dari 3 bulan. 


  • Gue cerita tentang macam-macam orangnya. Pernah PDKT sama orang yang romantis, awal-awal gue seneng. Tapi lama-lama jadi risih, karena romantisnya bikin muak, ditambah posesif, padahal status masih temen, lebih-lebih mulutnya kek cerobong pabrik, kerudung sama baju gue bau asep tiap abis ketemu dia. Karena gue lebih sayang diri gue sendiri ketimbang dia, gue memilih menjauh lalu menghilang karena gue gamau nanti kena penyakit dan bermasalah dibagian paru-paru. Ada yang baru sebulan PDKT nanyain temen gue mulu, dia pikir gue mediator? Bisa dirasukin terus menyampaikan segala hal yang mau dia sampein ketemen gue lewat gue, lah "aing saha? Aing maung". Ketiga PDKT sama orang yang bentar-bentar bahas nikah, lagi nguap aja bahas nikah, bersin bahas nikah, laper bahas nikah. Dia mendekati wanita yang salah, karena keinginan gue buat nikah masih jauh. Meskipun kadang suka pengen nikah kalau lagi kondangan, tapi itu cuma keinginan sesaat dan gak pernah gue suarakan. Kalau beres kondangan perut gue udah laper lagi, gue udah gak mikir pengen nikah, ya secepat itu. Lagi pula waktu itu gue masih 20 taun dan masih kuliah, gue bukan wanita yang merong-rong "nikahin adek bang" dan bukan orang yang memegang prinsip "tinggalkan atau halalkan". Menurut gue kalau bisa jadi teman dan membuat hal-hal yang baik, tidak merugikan diri sendiri, orang lain, maupun masyarakat, untuk apa ditinggal tinggalin. Gue juga bukan orang yang selalu membuat pernyataan "halalin adek bang", karena kompisi gue gak sama dengan khamr, anjing atau babi (Sorry ,gak maksud ngomong kasar). Ya pemahaman "halalin adek bang" itu sebenernya gak gitu sih, maksud sebenarnya biar halal kalau disentuh.

Dulu dulu banget pernah punya orang yang bisa dianggap penting. Selalu jadi prioritas, karena dia baik, selalu nurutin apapun mau gue, lucu, tidak merokok, tidak meninggalkan solat, dan tidak berlebihan, pokoknya tipe gue banget, bonusnya dia ganteng juga tajir. Setahun kurang lebihnya kemana-mana bareng dan komunikasi gak putus-putus, so far dia sopan. Ini PDKT terlama dan gue sempet optimis sama orang ini. Hingga ada 1 kejadian yang langsung bikin gue berani mengambil keputusan untuk udahan aja. Jadi ceritanya pulang nonton yang midnight, gang masuk ke kosan gue selalu becek tiap abis ujan. Dia nurunin gue di depan gang dan bilang takut motor (63 juta) nya kotor. Anj, emosi gue meledak, gue sepak motornya. Gue jalan sendiri masuk gang, hampir dini hari gelap. Dari jauh masih sempet-sempetnya bilang "Ciye Ngambek". Sumpah dalam hati gue pengen lari balik lagi ngeleperin tanah basah ke motor sama mulutnya. Tapi gue lebih milih lari ke arah kosan, syukur-syukur gak dicegat orang jahat dan gak dapet say hai dari mba kunti karena kosan gue yang dulu lewatin rawa-rawa terus depan kosan banyak pohon pisang. Meskipun notabennya gue ikut bela diri, gue tetep aja bakal kalah kalau kudu ngelawan 2 pria dewasa. 

Setelah kejadian itu gue ilfeel tapi namanya masih cinta gue membaik beberapa hari kemudian (kebodohan sudah terjadi). Salah satu benefit punya sahabat cowo, logika gue kembali diaktifin. Kawan gue tanpa lelah menyadarkan bahwa memang udah waktunya gue untuk bener-bener ninggalin dia. Karena semakin lama tingkahnya semakin semau-maunya, semakin "Casanova". Setelah logika gue kembali aktif, gue baru sadar bahwa kejadian itu membuat gue merasa terhina, merasa direndahkan, gue sebagai wanita gak lebih dari harga motor tinja, bahkan gak lebih dari harga steam motor. Setiap kali gue liat dia atau papasan sama dia gue selalu mencoba menghindar, karena gue tau banget dia pasti bakal nyapa gue dengan sok asik. Ketika tanpa sadar dan tidak sempat ancang-ancang kabur, dia berhasil nyapa, tapi gue selalu membalas sinis. Benci? Iya benci, tapi gue tidak mendendam. Hanya muak dan gak tau bagaimana respon terbaik untuk menanggapi orang yang memuakkan. Memang sih kita gak boleh langsung menjudge orang buruk hanya dengan satu kesalahan yang pernah dibuat. Tapi entahlah, pokoknya muak. 

Hidup gue kembali normal setelah mendapatkan kembali logika gue yang sempat koma dalam beberapa kurun waktu. Setelah logika gue kembali aktif, gue sudah tidak lagi memusingkan hal-hal yang tidak perlu dipusingkan, tidak lagi membuat rumit sesuatu yang tidak perlu jadi rumit. Setelah logika gue kembali aktif, gue hanya butuh lelaki yang benar-benar sayang, tidak pelit, menghormati gue sebagai wanita dan melindungi gue dari apa pun termasuk melindungi dari dosa meskipun manusia tempatnya salah dan dosa. Setelah logika gue kembali aktif, gue menyadari bahwa tampan bukan segalanya, tertulis dari buku yang pernah gue baca dan gue lupa judulnya bahwa "Tampan hanya lah sedikit dari belas kasih Tuhan, Tampan bukanlah suatu pencapaian dari suatu usaha jadi tidak perlu dibanggakan." 

Rabu, 31 Januari 2018

Bukan Dudung dan Maman


Berawal dari kelas 8 (kelas 2 SMP), gue sekelas sama yuni. Yuni ini dari awal gue kenal termasuk orang yang rajin. Duduknya selalu paling depan, rajin bertanya, dan rajin mengerjakan PR. Berbeda sama gue. Gue ngerasain duduk depan pas SD doang. SMP pas kelas 3 duduk dibaris ke dua. Sisanya gue duduk dibaris ke empat (baris kedua dari belakang) pas kuliah pun gue jarang duduk di depan. Agak gak nyaman aja gitu kalau duduk paling depan (punggung gue disaksikan banyak orang). Alasan terkuatnya sih gue susah nahan ngantuk jadi sering tidur di kelas.

Ketika kelas 8 itu Yuni adalah wakil ketua kelas, dan ketua kelasnya adalah Nico duduknya bersebrangan tepat disamping gue. Gue sering melakukan kompromi dengan ketua kelas, seperti ribut gak boleh dicatet, piket gue cuma mungutin kertas, dan memperbolehkan gue nunggak uang kas. Kebobrokan Nico menjadi ketua kelas diketahui oleh wali kelas sehingga semua tugas Nico sebagai ketua kelas diambil alih oleh Yuni. Gue pun harus membuat kompromi terselubung ke Yuni dengan sok akrab hahahaha. Tapi semua kompromi gue gagal, gue tetep harus nyapu pas piket, harus bantu ngakatin bangku, harus bayar uang kas tepat waktu dan harus ikut membawa sapu lidi untuk kelas, damn. 

Sesuatu yang buruk dari Yuni terkuak, saat gigihnya dia berorasi di kelas mengumpulkan sapu-sapu lidi yang dibawa anak-anak sekelas. Gue cek satu-satu gak ada sapu dengan nama Yuni. Gue pun melabraknya, "Yun, lu gak bawa sapu lidi ya?" karena sudah tertangkap kering (gue gak nyiram air pipis seperti yg pernah gue lakukan ketemen SD waktu itu) ngakulah dia. Saat itu gue tau bahwa Yuni tidak sepenuhnya disiplin, itu hal buruk paling awal yang gue identifikasi. Sejak saat itu gue berasumsi bahwa Yuni tidak sekaku kelihatannya. 

Gue pun mencoba nyontek PR MTK nya karena dia pinter dalam pelajaran hitung-hitungan dan selalu jadi kesayangan guru. "Yun, lu ngerti PR MTK ini? Tolong dong ajarin gue" selama Yuni menjelaskan, gue nyalin PR dia Hahaha. Meski gue sudah ketauan nyontek, tapi Yuni tetep rela-rela aja PR nya gue salin dibuku gue. 

Guru IPS sering banget ngasih tugas hapalan. Udah mah disuruh ngerangkum 4-5 halaman penuh, rangkumannya harus dihapalin. Setiap hapalan entah kenapa Yuni selalu minta disimak sama gue. Ya dulu memang gue termasuk orang yang cepat menghapal. Kelas 9 hingga kuliah kita udah gak pernah 1 kelas. Sekali itu doang sekelas padahal pas SMA kita masih 1 sekolah. Meskipun gak sekelas tapi pas kelas 9 kita kelasnya sebelahan. Seperti persahabatan pada umumnya kita selalu nyamper-nyamper ke kelas. Di kelas 9 ini sempet bikin geng berlima tapi pas lulus SMP yang 3 orang ini jadi gak deket lagi karena mungkin mulai berbeda prinsip.

Yuni adalah juru kunci, dia yang tau banget rekam jejak masalah cinta-cintaan yang gue alami dari awal gue mulai suka sama cowok hingga saat ini suka sama lelaki.Kita selalu jajan ke kantin bareng yang kita pesen selalu sama makanan maupun minumannya. Tiap baris upacara maupun senam selalu deketan jadi kita sering baris dibarisan perbatasan kelas. Karen berbeda selera baris kita sering gantian kadang baris paling depan kadang baris paling belakang, gue harus rela punggung gue jadi konsumsi publik ketika baris paling depan. 

Perbedaan antara gue sama Yuni ada banyak sekali, selain dia yang suka di depan dan gue suka di belakang, dia juga orangnya gampang terharu dan meneteskan air mata. Pengumuman Lulus SMP dan lulus SMA dia selalu nangis. Perpisahan nangis, gue yakin pas dia selesai sidang skripsi juga pasti nangis. Beda sama gue yang sulit menangis, bukan gue gak terharu, gue gampang terharu kok tapi gak bisa sampe nangis. Gue dari pengumuman lulus SD sampe sidang skripsi sama sekali gak pernah nangis. Yuni adalah sulung dari 3 bersaudara, 2 adiknya laki-laki semua. Sedangkan gue bungsu dari 4 bersaudara. Yuni usianya lebih tua 2 bulan dari usia gue. Masalah dewasa, gue merasa saat ini sudah sama-sama dewasa. Kita sama-sama sudah bisa berfikir secara realistis. 

Yuni bukan termasuk orang yang insomnia dia bisa tidur dari jam 9 malam, dia cuma begadang untuk hal-hal penting seperti mengerjakan tugas. Sedangkan gue sejak SMP sudah insomnia, sangat susah buat tidur dibawah jam 12 malam. Yuni selalu bangun pagi dan tidak tidur lagi, gue juga selalu bangun pagi untuk solat subuh tapi tidur lagi. Kalau lagi minep bareng, Yuni kadang udah mandi udah sarapan, gue baru membuka mata itu juga merem lagi. Gue suka kentut gak disilent, dering dan getarnya aktif, Yuni hampir jarang gue denger kentutnya mungkin yuni kentut dalam diam. Masalah makanan kita punya kesukaan yang sama dan tidak terlalu pemilih. Bedanya yuni suka pedes, gue sama sekali gak suka pedes. Yuni tipe wanita yang suka menjangkan rambutnya sedangkan gue rambut melewati bahu harus dipotong. 

Kita sama-sama iseng. Pas SMP di dalam kelas yang sama, Gue pernah netesin air belimbing wuluh ke mulut temen gue yang tidur di kelas, dan Yuni pernah motongin poni Si Siti Alawiyah dengan penuh kebencian. Gue yakin Yuni motong poninya dalam kondisi gak sehat. Dipotong dengan sekali guntingan dan itu sumpah pendek banget. Kalau gue jadi si Siti Alawiyah, gue udah melaporkan Yuni kepolisi atas tindakan tidak menyenangkan atau gue gunting balik poninya saat itu biar pendek. Tapi memang dasar Siti si hati lembut, dia terima dengan ikhlas poni pendeknya hanya karena Yuni bilang "gak pendek kok, ini bagus tau poninya jadi keliatan makin cantik."

Ketika lulus SMP kita punya pilihan SMA yang berbeda, gue mau daftar di SMA 1 sedangakan Yuni mau daftar di SMA 2. Gue pun merayu Yuni biar daftar di SMA 1 biar gue masih bisa tetep satu sekolah sama dia. Dan Yuni pun mau, jadilah kita satu sekolah lagi walapun gak pernah satu kelas. Dari SMP perjalanan ke rumah kita selalu searah, bedanya dulu Yuni penumpang ojek sejati dan gue penumpang angkot setia. Kita pulang bareng dengan kendaraan yang beda. Tapi pas SMA karena SMA kita jauh banget dari rumah jadilah kita naik angkot dan selalu seangkot. Selama setengah tahun kita naik angkot, seterusnya kita memilih naik motor. Soalnya angkot-angkot SMA pada ugal-ugalan udah gitu lagu-lagu diangkot gak ada yang enak dan diputer kenceng-kenceng. Gue sama Yuni gak suka kebisingan. Pake motor Yuni jadi Yuni selalu nyusul ke rumah padahal rumah gue sedikit lebih jauh dr rumah dia. Kalau pulang sekolah, dia harus ngelewatin rumahnya sendiri untuk nganterin gue ke rumah. 

Oya, kita biasa melakukan berbagai hal bersama. Termasuk mandi, ini selalu terjadi tiap kali study tour. Waktu SMP kita mandi bareng di masjid istiqlal. Alasan kita mandi bareng adalah untuk mengefisiensi waktu karena kita paling gak bisa menghabiskan waktu perjalanan cuma buat berlama-lama ngantri mandi. Mandi sepunggung-punggungan, sabun sampo dan odol barengan. Study tour SMA juga gitu kita gak satu bis, tapi maksain satu kamar biar bisa mandi bareng hahahaha. Dua hal norak yang selalu gue inget pas SMA kita chatingan diwarnet padahal billingnya sebelahan dan pas kelas 1 SMA kita belajar membiasakan diri menggunakan kata "lu gue" atmosfer SMP dan SMA kita dulu emang beda banget. Di SMP kita biasa bilang "saya kamu" dan biasa berkomunikasi pake bahasa daerah. Tapi di SMA hal itu hampir gak ada.

Alhamdulillahnya, kita gak pernah suka dengan cowok yang sama. Tapi pernah sih berdebat dari malem ke pagi gara-gara cowok. Gue yang salah paham, karena pas siangnya gue sadar, Yuni lebih segala-galanya dari cowok yang gue debatin itu. Soal kriteria cowok kita gak punya kriteria khusus. Yang penting Soleh, tidak perokok, lucu dan yang bisa bikin nyaman. Kita pernah double date pas SMA tapi semuanya kacau. Entah kenapa dalam double date itu kedua cowok itu ngambek. Mantan Yuni itu pergi dari tempat itu dan meninggalkan Yuni dalam keadaan menangis. Sedangkan cowok yang sama gue ngambek mulu jadi gue biarin pergi dan memilih memasang bahu yang kokoh buat sahabat gue paling baik, Yuni. Cause she will do the same thing when i'm feel so down. Lu jangan nangis ya baca ini Yun. 

Faker

 Sore dibulan April tahun 2022, waktu lagi remuk hati dan pegel punggung, gue nyoba deh install dan login ke dating app. Dari beberapa yang ...