Dia mengenalkan diri sebagai pria yang bekerja di BUMN dengan jabatan Head, dia berasal dari Karawang, usia 30 tahun, lulusan Universitas Pancasila jurusan Teknik Elektro. Semua pap-pap tampannya selalu diselipi hal-hal yang membuat dia terlihat borjuis. Tanpa dia tau, wanita yang hampir 30 tahun ini tidak mudah ditipu. Selama chit chat diam-diam gue search data dirinya di pddikti, hasilnya nihil alias fake background pendidikannya. Gue search image pap-papnya tapi gak ketemu itu foto siapa yang dia pakai.
Gue pernah
minta sosmednya tapi dia bilang gak main sosmed sama sekali. Meskipun mustahil,
gue iyain aja. Tapi yang ada dikepala gue "Sejelek apa orang ini sampe-sampe
jadi faker seberlebihan ini?", dia ngajak tuker wa untuk vc, tentunya gue ga pakai wa pribadi,
sudah tuker wa tapi dia vc gak mau on cam, karena dia bilang kameranya rusak depan
belakang. Lalu gue stop aja vc nya.
Sampai
disatu momen, gue cek kontaknya, ada yang menamai kontaknya dengan nama Rehan,
dan ada yang menamai kontaknya "Pembeli Thift Levi's". Dengan
kemampuan FBI, saat slipcall gue nanya "kamu tau gak sih tempat
thrift jeans levi's yang bagus?" lalu tanpa curiga dia memberikan link
grup facebook "Thrift Bekasi". Gue berselancar ke grup itu lalu
kucari member grup dengan nama Rehan. "HAH, KETEMU" batin gue, ada
beberapa user dengan nama Rehan, tapi gue tertuju pada akun yang kota asalnya
Karawang. Gue liat pria yang memang sih usianya 30 dari tahun lahirnya, tapi
looknya seperti pria berusia 40 tahun, sedang duduk diatas motor vario hitam.
Dimalam
berikutnya melalui telfon gue bilang "menurutmu bagus mana vario atau
beat?" dia jawab bagus vario. Lalu gue bilang "Motormu vario?"
dan dijawab iya olehnya. Secara sok asik gue mecoba menebak-nebak warnanya
"hitam ya? karena ku perhatikan barang-barangmu banyak yang warna
hitam" dengan sumringah dan merasa diperhatikan, dia jawab iya lagi.
Dimalam
lainnya, Rizki alias Rehan ini rada cabul.
Batin gue "Berani banget kacang ketoprak ini" sambil menahan emosi, gue kirimin hasil screenshoot selama gue menyelidiki dia, mulai dari ss hasil pencarian di pddikti atas nama Rizki dan Rehan, ss get contactnya yang dinamain Rehan dan Pembeli Thift Levi's, ss member grup Thrift Bekasi atas nama Rehan, ss profil akun Rehan yang berasal dari Karawang, dan terakhir foto pria diatas vario hitam.
Aku tutup
dengan, "Gimana Faker?"
Hanya
diread, beberapa menit kemudian foto profilnya dihapus, sepertinya gue diblock. Gue coba chat sekali lagi "Hello Faker" centang 1 sampai sekarang. Kurang dari sebulan dari sejak match sampe gue spill foto asli dia ke dia sendiri.
Tapi emang banyak yang gak beres sih orang-orang dari dating apps. Mungkin beberapa orang nasibnya bagus, ketemu yg sama-sama baik. Yang jelas, hati-hati, jangan mudah percaya.
Sudah jadi wong kalahan, main dating apps buat ngisi kekosongan malah nemu faker.

okee yang satu ini kocak sih, emang bener bener skill FBI CIA nya, lol
BalasHapus