Pantai ini berada di Merak Belantung Lampung Selatan, berjarak sekitar 20 kilo meter dari pusat kota Kalianda. membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dari pelabuhan Bakauheni untuk sampai ke pantai ini. Biaya masuk pantai ini hanya Rp. 10.000 per motor, cukup biaya parkir, tidak ada biaya lain seperti biaya guide atau biaya kebersihan. Akan tetapi dari tempat parkir motor, kita perlu berjalan kaki sekitar 20 menit untuk sampai ke Pantai. Saya tidak tau secara pasti mengapa pantai ini diberi nama pantai Tapak Kera. Mungkin karena jalan menuju pantai melewati hutan dan sesekali ditemui beberapa ekor kera sedang mencari makan yang jika hujan turun, jalan akan becek sehingga meninggalkan jejak bagi yang melintas maka pantai ini dinamai pantai Tapak Kera. Entah lah, saya hanya mengira-ngira.
Ketenangan dan kejernihan Pantai Tapak Kera
Pantai ini belum terlalu dikenal oleh publik, nama Pantai Tapak Kera belum setenar pantai Kuta Bali atau Pantai Anyer. Namun jika saya menceritakan tentang keindahan pantai ini, maka keindahannya tak kalah dengan pantai-pantai terkenal lainnya di Indonesia. Pantai Tapak Kera ini berada jauh dari jalan utama (jalan trans sumatera), lagi-lagi masalah akses jalan yang menjadi kendala sehingga pantai ini sangat jarang di kunjungi. Tapi justru saya merasa sangat senang berada di pantai yang sepi pengunjung ini, datang kembali, lagi dan lagi. Pantai ini benar-benar memanjakan mata, debur ombak yang kencang, angin pantai yang membawa kesejukan, dan jajaran batu besar yang mempertegas setiap gelombang ombak yang menghempasnya.
Ombak menghempas Batuan
Pantai Tapak Kera yang sepi pengunjung ini bersih alias bebas sampah, ini salah satu yang mebuat saya merasa nyaman. Saat ini, mulai banyak tempat-tempat wisata seperti Pantai, air terjun, dan Gunung yang ramai pengunjungnya justru mengotori keindahan tempat wisata tersebut dengan sampah-sampah botol minuman dan kemasan plastik dari makanan ringan yang mereka bawa dan dibuang, ditinggalkan begitu saja. Tingginya antusias masyarakat terhadap tempat-tempat wisata yang indah dan eksotis, tidak berbanding lurus dengan kesadaran terhadap lingkungan di sekitarnya. Jadi, kurang tereksposenya pantai ini memiliki kelebihan menurut saya karena kebersihannya terjaga, dan jauh dari segala bentuk kebisingan.



aman ga ya kira kira kalo ngecamp disana
BalasHapus